Friday, 15 September 2017

Filled Under:

"Tempat Tahfiz Alquran tu macam Reban Ayam, Pala butooohla"



sedih dan meratap dengan tragedi api Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah di Keramat kemarin, ada juga yang mau bernafas dengan kata-kata kasar.
Mungkin dimaksudkan untuk memberi saran tapi juga menggunakan bahasa Yang digunakan dipandang seolah tidak berusaha memahami perasaan dan rasa hormat keluarga korban.
Seorang pemuda yang menulis status di situs sosial telah menarik perhatian banyak netizen. Ini karena dia dengan berani dan keras menyamakan korban api sebagai ayam di kandang.
"Kamu terbakar, jangan salahkan siapapun. Jika Anda memiliki asrama (kamar tidur asrama), Anda tidak suka ayam di kandang ayam, "katanya.
Tidak cukup untuk mengutuk pengelolaan sekolah, pemuda ini juga mengkritik orang tua siswa tersebut.
"Korban anak-anak itu. Ayah saya semua bukan cerita tentang keselamatan anak-anak mereka. Apa yang mereka tahu 'Oh! Anak saya adalah anggota surga, "katanya.
Dia juga menggambarkan tragedi mengerikan itu sebagai pelajaran bagi semua. "Sekolah tahfiz membunuh," tulisnya.
Netizens lain tidak setuju dan mengkritik apa yang dikatakan kaum muda.
"Alih-alih bahasa Anda hak untuk mendapatkan saran, gunakan bahasa yang baik. "
[1945990]
Sebenarnya, ada yang setuju dengan apa yang dikatakan pemuda ini. Biasanya, setiap orang memiliki pendapat mereka.
[1945905]




0 comments:

Post a Comment